Cara Mengikat Rambut Panjang Saat Berjilbab Agar Tetap Nyaman

Cara Mengikat Rambut Panjang – Wanita yang menggunakan hijab dan berambut panjang harus dihadapkan pada rutinitas untuk mengikat rambutnya terlebih dahulu sebelum menggunakan penutup kepala. Akan tetapi, ada beberapa masalah yang bisa muncul akibat menggulung rambut sebelum berhijab. Misalnya, rambut terasa tidak nyaman, rambut jadi kusut ketika dibuka ikatannya, dan bahkan rambut jadi rontok. Nah, bagaimana cara mengikat rambut panjang saat berjilbab yang benar agar tidak menjadi masalah?

Cara Mengikat Rambut Sebelum Berhijab Supaya Tidak Kusut

Buat Anda yang merasa penasaran, ikuti saja kiat-kiat dibawah ini agar rambut Anda tidak menjadi kusut saat memakai jilbab. Yuk mari kita simak bersama yang berikut ini.

1. Ikat Rambut Harus Tebal

Menggunakan hijab dan membuat anda harus mengikat rambut, artinya anda harus memilih ikat rambut yang tepat untuk membuat anda tetap nyaman. Ikat rambut yang benar adalah yang tepat dan yang lembut. Ikat rambut jenis ini mampu menjaga rambut agar tetap pada tempatnya, bahkan tidak meninggalkan bekas ketika anda membuka rambut. Ikat rambut yang tebal ini sebaiknya tidak digunakan oleh wanita yang berhijab dengan ramut yang pendek. Sebab, jika wanita berhijab dengan rambut pendek menggunakan ikat rambut ini akan membuat rambut jadi tidak terikat seluruhnya.

Cara Mengikat Rambut Panjang Saat Berjilbab
Cara Mengikat Rambut Panjang Saat Berjilbab

2. Coba Mengepang Rambut

Cara mengikat rambut panjang saat berjilbab selanjutnya adalah dengan mengepang rambut. Cara ini sangat bagus terutama jika anda adalah wanita berhijab tetapi memiliki rambut yang cukup panjang. Anda bisa mengepang rambut anda terlebih dahulu agar saat anda mengenakan hijab, tampilan hijab anda menjadi lebih rapi. Hal ini disebabkan, rambut yang dikepang akan tetap berada pada tempatnya, serta tidak mudah kusut.

3. Jangan Mengikat Rambut Terlalu Tinggi

Saat anda mengikat rambut terlalu tinggi dan kemudian mengenakan hijab, ikatan ini tidak akan bisa rapi dalam waktu yang lama. Rambut yang diikat terlalu tinggi membuat hanya sebagian rambut saja yang terikat, sementara rambut-rambut yang masih pendek bebas keluar-keluar. Jika anda banyak bergerak dalam aktifitas atau kerjaan anda, maka rambut ikatan rambut menjadi tidak rapi dan bahkan bisa terlepas.

Untuk itu, jika anda ingin menggunakan jilbab, pastikan bahwa anda mengikat rambut sejajar dengan telingga. Sehingga, rambut tetap rapi karena terletak di bagian belakang kepala. Hal ini sangat baik karena rambut bisa tetap rapi walaupun anda beraktifitas sepanjang hari.

4. Hindari Mengikat Rambut Terlalu Kencang

Mengikat rambut terlalu kencang pada saat anda berjilbab tentu akan kurang bagus untuk rambut, dan bahkan bisa membuat kepala jadi terasa sakit. Jika anda memiliki kulit kepala berminyak, sebaiknya jangan menggunakan hair oil supaya rambut tidak berketombe, terlebih dalam kondisi diikat.

5. Jangan Mengikat Rambut Dalam Keadaan Basah

Saat rambut masih basah, sebaiknya jangan mengikat rambut. Hal ini hanya akan memberikan efek buruk pada rambut terutama untuk wanita berjilbab. Rambut yang masih basah harus dikeringkan dulu menggunakan handuk yang bersih. Tunggu dan anda baru bisa mengikatnya jika sudah benar-benar kering.

Jika mengikat rambut dalam keadan basah dan kemudian ditutup menggunakan hijab, maka ada banyak hal buruk yang terjadi pada rambut. Pertama, rambut menjadi rontok. Hal ini karena rambut yang basah adalah kondisi rambut yang sangat rapuh, sehingga seringkali rontok. Mengikat rambut yang masih basah akan membuat rambut jadi rusak dan patah, terutama saat anda melepas ikat rambutnya.

Mengikat Rambut Dalam Keadaan Basah Bisa Menyebabkan Ketombe
Mengikat Rambut Dalam Keadaan Basah Bisa Menyebabkan Ketombe

Masalah kedua adalah menyebabkan ketombe. Cara mengikat rambut panjang saat berjilbab harus diperhatikan, sehingga jangan ketika rambut basah anda ingin buru-buru mengikat rambut. Ketika anda ada acara mendadak, pastikan anda memberikan waktu terlebih dahulu agar rambut bisa kering. Masalah ketombe yang muncul terjadi sebab anda menggunakan jilbab ketika kulit kepala sedang basah, kemudian ditambah ditutup hijab dan diikat. Pada kondisi demikian, sirkulasi betul-betul rapat dan air tidak bisa cepat menguap. Walhasil, kulit kepala menjadi sering gatal dan berujung pada masalah ketombe.

Ketiga, mengikat rambut yang panjang karena ingin berjilbab tetapi rambut masih basah juga dapat menyebabkan kulit kepala menjadi gatal. Hal ini terjadi karena rambut yang basah dan diikat memicu munculnya jamur, serta bakteri. Bahkan bisa menjadi kulit kepala mengalami infeksi.

Masalah berikutnya adalah membuat rambut tipis dan memicu kebotakan. Rambut yang masih basah kemudian diikat dan ditutup hijab akan memicu rambut rontok. Pada kondisi tersebut jika terjadi terus-menerus, maka rambut menjadi tipis dan memicu kebotakan. Walaupun anda menggunakan hijab, tentu anda tidak mau jika rambut menjadi botak.

Itulah mengapa anda harus memperhatikan kondisi rambut dan kulit kepala jika ingin mengikat rambut sebelum mengenakan hijab. Jika keadaan yang lembab dibiarkan, maka rambut akan mengalami berbagai masalah seperti yang sudah disebutkan di atas. Demikian informasi tentang cara mengikat rambut panjang saat berjilbab, semoga bermanfaat!