Cara Membersihkan Telinga Yang Benar dan Aman

Posted on

Cara Membersihkan Telinga yang Benar dan Aman – Tahukah Anda cara membersihkan telinga yang benar dan aman? Mungkin Anda tidak mengetahui jika membersihkan telinga menggunakan cotton bud akan berisiko membuat kotoran telinga menjadi terdorong ke dalam. Telinga merupakan anggota tubuh yang perawatannya sering tidak diperhatikan. Padahal, telinga bagian luar sebenarnya mudah untuk dibersihkan. Bila melakukan kesalahan dalam pembersihan, telinga bagian dalam malah semakin kotor.

Nah sebagai seorang wanita, tentu menjaga kebersihan telinga itu wajib dilakukan. Jangan sampai telinga Anda terlihat kotor. Selain tidak sehat, telinga yang kotor juga bisa menurunkan rasa percaya diri bukan? Masalahnya belum semua wanita mengetahui cara membersihkan telinga yang benar dan aman.

Cara Membersihkan Telinga Yang Benar dan Aman
Cara Membersihkan Telinga Yang Benar dan Aman

Bagaimana dengan Anda? Jika Anda juga merasa belum begitu mengerti, yuk mari bersama menyimak ulasan cara membersihkan telinga yang benar dan aman ini hingga selesai ya.

Pentingnya Kotoran Telinga

Kotoran telinga di bagian dalam biasanya berbentuk gumpalan bertekstur lunak. Gumpalan di telinga ini terbentuk secara alami dari kelenjar minyak di dalam telinga, sehingga Anda tidak perlu terlalu takut dengan kotoran telinga ini.

Banyak orang mencari cara mengeluarkan kotoran telinga yang menggumpal. Tapi Anda harus mengetahui jika sebenarnya, Anda tidak perlu membersihkan telinga. Telinga sebenarnya mempunyai mekanisme pembersihan diri sendiri dengan gerakan rahang seperti ketika mengunyah atau pun gerakan yang lain.

Ketika mengunyah, sel yang berada di bagian dalam telinga bisa terdorong hingga di bagian terluar telinga. Pada saat tersebut kotoran telinga juga membawa debu di saluran telinga.

Cara Membersihkan Telinga Yang Benar dan Aman

Gerakan rahang bisa membantu melepaskan sisa kotoran yang tertempel di dinding telinga sehingga mudah terlepas. Memang terkesan menjijikkan, tetapi kotoran telinga berguna sebagai penghalang debu dan partikel kecil lain yang berpotensi mengganggu gendang telinga. Beberapa penelitian membuktikan jika kotoran telinga berguna sebagai bakterisida yang bisa menghalangi pertumbuhan beberapa jenis bakteri.

Terjadinya Risiko Penyumbatan

Walaupun mempunyai mekanisme membersihkan diri, namun sebagian orang mempunyai saluran telinga yang kecil sehingga kotoran sukar keluar dengan sendirinya. Hal ini bisa memicu saluran telinga menjadi tersumbat.

Penyumbatan saluran telinga bisa dikarenakan oleh upaya pembersihan yang tidak tepat seperti menggunakan penjepit rambut atau menggunakan cotton buds. Hal ini malah mendorong kotoran telinga masuk semakin dalam. Bahkan, bisa memicu cedera telinga. Terdapat beberapa kondisi lain yang bisa memicu penyumbatan karena kotoran telinga, misalnya seperti :

  • Lanjut usia. Semakin tua usia seseorang, kotoran telinganya bisa semakin keras dan kering sehingga risiko penyumbatan akan menjadi lebih tinggi.
  • Sering renang.
  • Mempunyai kondisi kulit tertentu.
  • Telinga pernah tersumbat karena kotoran telinga sebelumnya.
  • Terlalu banyak rambut yang berada di saluran telinga.
  • Menggunakan alat bantu dengar, hal ini bisa meningkatkan jumlah kotoran telinga.

Cara Membersihkan Telinga Yang Tersumbat Kotoran

Jika kotoran telinga ini terlalu banyak, telinga akan mengalami penyumbatan, hingga membuat sakit bahkan sampai kehilangan pendengaran. Lantas, bagaimana cara membersihkan kotoran telinga yang berlebihan ini?

Apa saja cara membersihkan telinga yang benar dan aman, yang dapat dicoba?

  1. Menggunakan obat tetes telinga. Obat tetes telinga yang tersebar di banyak apotek maupun toko obat ini bisa melunakkan gumpalan sehingga lebih mudah dikeluarkan. Untuk menggunakan obat tetes pembersih telinga, baca terlebih dahulu label pemakaian. Biasanya obat pembersih telinga ini harus didiamkan selama 5 menit sesudah diteteskan dalam telinga dengan cara memiringkan kepala. Normalkan kembali posisi kepala Anda dan biarkan cairan ini keluar membawa kotoran. Anda juga bisa menggunakan minyak bayi, hidrogen peroksida atau menggunakan gliserin.
  2. Setelah dua hinga tiga hari, miringkan kepala serta tetesi telinga menggunakan air hangat dalam saluran yang sedang mengalami masalah. Miringkan kepala di sisi lain agar kotoran telinga keluar. Keringkan air di telinga, menggunakan handuk lembut.

Cara ini tidak bisa dilakukan dalam 1 atau 2 kali saja, Anda harus menggunakan cara ini hingga beberapa kali. Walaupun demikian, hindari menggunakan cara tersebut bila :

  • Merasakan nyeri di bagian telinga.
  • Muncul cairan kotoran yang terlihat tidak seperti kotoran telinga.
  • Pernah melakukan operasi telinga.
  • Memiliki gangguan gendang telinga.

Di sisi yang lain, cara ini juga membuat kotoran telinga yang melunak menjadi masuk lebih dalam di saluran telinga. Oleh sebab itu, jika Anda merasakan kotoran telinga tidak berkurang, lebih baik periksakan telinga ke dokter.

Nantinya dokter akan mengeluarkan kotoran menggunakan alat kecil atau alat sedot. Langkah lainnya, dokter mungkin akan memberikan rekomendasi pengaliran air yang bertekanan untuk menghilangkan kotoran telinga.

Bila penumpukan kotoran terus menerus berulang, dokter akan merekomendasikan cara pembersihan menggunakan obat-obatan contohnya seperti menggunakan peroksida yang penggunaanya harus sesuai aturan karena bisa menyebabkan iritasi kulit gendang telinga hingga saluran telinga.

Metode membersihkan telinga yang benar dan aman yang lainnya seperti menggunakan syringe yang berbentuk bulat. Syringe yang memiliki bentuk bulat bisa mengantarkan air hangat dalam telinga.

Sebagai pencegah rasa pusing, pergunakan air sesuai dengan suhu tubuh. Metode ini tidak bisa digunakan pada seseorang yang memiliki gangguan gendang telinga atau lubang telinga.

Sebagian orang juga mencoba cara mengeluarkan kotoran telinga yang menyumbat seperti menggunakan lilin telinga untuk mengeluarkan kotorannya. Cara membersihkan kotoran telingan dengan lilin ini tidak dianjurkan karena kurang efektif dan berisiko menyebabkan cedera seperti tersumbatnya saluran telinga atau terbakar.

Cara Membersihkan Kotoran Telinga Dengan Lilin Kurang Dianjurkan
Cara Membersihkan Kotoran Telinga Dengan Lilin Kurang Dianjurkan

Hal yang paling penting adalah tumpukan kotoran telinga bisa ditangani dengan baik. Bila tidak, akan berisiko terjadi komplikasi, seperti vertigo, nyeri telinga, infeksi telinga tengah, infeksi telinga luar dan terbentuk lubang di gendang telinga.

Jangan lupa periksakan diri ke dokter lebih-lebih bila Anda nyeri di telinga, kehilangan fungsi pendengaran, gatal-gatal di telinga atau bau yang kurang sedap muncul dari dalam telinga.

Harus di ingat, cara membersihkan telinga yang benar dan aman secara manual, lebih baik dilakukan oleh ahli medis atau dokter. Hati-hati jika membersihkan telinga. Penggunaan cotton buds bisa Anda gunakan, dengan catatan untuk membersihkan telinga yang berada di bagian paling luar. Konsultasikan dengan dokter bila kotoran telinga terlalu mengganggu aktivitas.

Cara Membersihkan Telinga Yang Tersumbat Kotoran
Cara Membersihkan Telinga Yang Tersumbat Kotoran

Nah itulah tadi ulasan tentang cara membersihkan telinga yang benar dan aman. Semoga ulasan tersebut bisa bermanfaat dan membantu Anda sekalian. Sebagai wanita tentunya Anda wajib menjaga kebersihan telinga. Selain menyehatkan tubuh, telinga yang bersih tentu juga akan mendongkrak rasa percaya diri Anda. Selamat mencoba. Jika mengalami masalah atau kesulitan, jangan ragu untuk menghubungi dokter THT terdekat ya. Sampai jumpa pada artikel kami yang lain.